Rabu, 26 Juli 2017

Latih Upacara Anak SD, Serma Haryono Berharap Jadikan Generasi Muda Yang Berkarakter


 
Pendam IX/Udayana
Rabu, 26 Juli 2017

Dalam rangka melatih kedisiplinan generasi muda sejak dini, jajaran Koramil1608-06/Wawo yang dipimpin oleh Babinsa Koramil 1608-06/Wawo Serma Haryono melaksanakan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan tata upacara bendera, Rabu (26/7) di SDN Wora, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah agar para siswa mengikuti pelatihan pengenalan dasar PBB dengan baik dan pendidikan awal bela negara dan untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah.

Kegiatan semacam ini memang penting dilakukan, karena nantinya Siswa-siswi SDN Wora bisa melaksanakan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan tata upacara bendera dengan baik. Sehingga pada saat pelaksanaan lomba PBB dan Tata upacara bisa berjalan dengan benar dan tertib selain kegiatan PBB siswa/siswi juga diberi pencerahan tentang wawasan kebangsaan dimana materinya tentang pengaruh bahaya Narkoba, pergaulan bebas, LGBT, tawuran antar pelajar dan lain-lain.

Dengan turunnya Babinsa ke sekolah-sekolah diharapkan mampu untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah dan diluar sekolah serta menjadi benteng masuknya pengaruh-pengaruh negatif yang akan merusak mental/moral para pelajar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 179 orang Dewan Guru dan Murid SDN Wora. Para Dewan guru, memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kegiatan dan perhatian unsur TNI terhadap dunia pendidikan, apalagi dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan kami sangat mengharapkan pembinaan oleh TNI ini dapat dilakukan secara berkelanjutan/rutin sehingga generasi tunas harapan bangsa dapat menjadi manusia yang berkualitas, berkarakter serta meningkatnya sumber daya manusia (SDM) yang memiliki nilai saing. (Penrem 162/WB)



Crosser Turut Membawa Material Untuk TMMD ke-99


Pendam IX/Udayana
Selasa, 26 Juli 2017

Jelang penutupan TMMD ke-99 Desa Besan pengerjaan sasaran fisik dikebut di Desa Besan Kec. Dawan Kab. Klungkung, Selasa (25/7).

Waktu penyelesaian sasaran fisik masih sekitar 9 hari lagi, dengan pencapaian baru 83 % sehingga pengerjaan perlu di kebut dengan cara lembur untuk menyelesaikan sasaran fisik sesuai pogram yang telah ditentukan. Demikian yang sampaikan Komandan Satgas TMMD ke-99 Letokol Kav Jacob Janes Patty di Desa Besan "Ya kami harus kebut dan lembur, sasaran fisik harus selesai sesuai target. Sasaran fisik membuka jalan 1.415 M dengan lebar 6 M, dengan medan yang sangat berat dan cuaca hujan yang tidak mendukung akibatnya pengerjaan sasaran fisik terkendala. Namun beberapa hari ini cuaca mendukung maka pengerjaan dikebut agar selesai tepat waktu ungkap Dandim 1610/Klungkung".

Di tempat berbeda prebekel Desa Besan Made Suriata Gp. mengatakan masyarakat kita bekerja maksimal sesuai peran mereka dan diatur per banjar, memang ada kendala hujan mudah-mudahan kedepan cuaca cerah terus, harap Prebekel Besan.

Pengerjaan sasaran saat Ini melanjutkan pengerasan jalan dan penyiapan pemasangan senderan. Masyarakat Desa Besan dan TNI bahu membahu mengangkat batu demi menembus setapak demi setapak menyelesaikan pembuatan badan jalan tersebut. Ada yang beda dan menarik bila dilihat kegiatan TMMD ke-99, khususnya dilokasi sasaran fisik pembangunan jalan tembus ke Pucak Sari Desa Besan Kec. Dawan, mereka bergotong royong bersama dengan rasa kekeluargaan.

Adanya peran serta penggemar motor cross pemuda Klungkung dan Kec. Dawam yang turut membantu membawa material pasir dan semen untuk membuat jembatan, mereka menggeber motornya membawa material pasir dan semen sampai keatas bukit. Mereka bergabung dengan anggota Satgas TMMD dengan warga sekitar. Mereka terlihat menunjukan kepeduliaanya dengan hadir untuk membantu pada sasaran yang sulit dijangkau dengan cara manual, suasana kekeluargaan bergembira saling mendukung dan membantu ujar anggota Crosser yang berasal dari Kec. Dawan.

Meskipun hanya memindahkan material pasir dan semen tetapi anggota Crosser ini dengan ikhlas mengerjakan kegiatan tersebut. Hal itu disambut positif oleh anggota masyarakat yang selama ini mereka kelihatan ugal-ugalan kalau lagi di atas kendaraan, sekarang mereka bisa menunjukkan hal yang positif bergotong royong dengan masyrakat Desa Besan, ini sangat di apresiasi oleh Dansatgas TMMD ke-99 Kodim 1610/Klungkung Letkol Kav Janes Patty, "terima kasih kepada Para Crosser Dawan dan Klungkung yang sudah rela dan ikhlas membantu mengangkat material Pasir dan Semen ke Sasaran.

Danramil Dawan Kapten Inf Ketut Suwarta membenarkan hal tersebut "benar para Crosser cukup antusias menyambut kegiatan gotong royong  TMMD ke-99 Kodim 1610/Klungkung kali ini, mereka tidak merasa lelah walaupun bolak balik dari pagi sampai sore hari membawa material Pasir dan semen.( Kodim 1610/Klungkung )

Babinsa Koramil 1626-02/Susut Bantu Penyemprotan Padi

Pendam IX/Udayana
Selasa, 26 Juli 2017

Babinsa Desa Apuan bantu penyemprotan padi di Subak Apuan Kec. Susut Kab. Bangli, Selasa (25/7).

Babinsa Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli melaksanakan pendampingan penyemprotan hama padi di Subak Apuan. Menurut Babinsa Desa Apuan Serda Nyoman Suarta masa tanam padi telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pemeliharaannya, mulai pengairan, pemupukan dan penyemprotan.

Penyemprotan ini untuk mengantisipasi penyakit/hama seperti ulat pengulung daun maupun wereng, selain itu juga untuk memberikan kesuburan terhadap batang padi serta menghilangkan rumput ilalang yang bakal tumbuh di sekitar padi.

Selain itu, Babinsa bersama anggota Subak juga lakukan sosialisasi untuk mengajak para Petani proaktif menaggulangi serangan hama ulat pengulung daun maupun hama tanaman yang lainnya seperti tikus dan wereng sebagai antisipasi pengendalian hama menyerang tanaman padi. Dengan hal tersebut Babinsa juga menghimbau kepada para Petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut. “Bila penyemprotan dilakukan bersama-sama serentak maka hama ulat ataupun wereng tidak akan berpindah ke Sawah yang di sekitarnya”.

Demi menyelamatkan tanaman padi milik Petani dan antisipasi meluasnya serangan hama yang menyerang tanaman padi, Babinsa akan terus melaksanakan pendampingan kepada para Petani.(Kodim 1626/Bangli)

Pemda Loteng : Melalui TMMD kemanunggalan TNI dan Rakyat Terjalin semakit kuat



Pendam IX/Udayana
Selasa, 26 Juli 2017

Satgas TMMD ke-99 Kodim 1620/Loteng mendapat kehormatan menerima kunjungan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad), Mayor Jenderal TNI Johny L Tobing. Disambut Masyarakat dan meriahnya tabuhan gendang beleq tiba di posko TMMD Kodim 1620/Loteng Ds. Pengenjek Kec. Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, setelah proses penyambutan dilanjutkan dengan paparan Dandim 1620/Loteng tentang sasaran TMMD ke-99 Kodim 1620/Loteng dari mulai kondisi awal sampai sekarang dan dilanjutkan dengan peninjauan hasil kegiatan TMMD, Selasa (25/07) di Loteng .

Dalam kunjungannya ke Lombok Tengah tersebut, Irjenad langsung melakukan pengawasan dan evaluasi/peninjauan, ke dua belas lokasi sasaran Fisik TMMD Ke-99 dan menyaksikan festival gendang beleq yang merupakan sasaran non fisik TMMD Kodim 1620/Loteng.

Saat melakukan peninjauan sasaran TMMD, Irjenad didampingi oleh Komandan Korem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., Waaster Kodam IX/UDY Letkol Inf Budi Prasetyo, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf  Is Abul Rasi, SE, Setda Kab. Loteng L.Nursiah, Kepala dinas PU Loteng, Kadis parawisata Loteng, Kadis kesehatan loteng, Kadis perhubungan Loteng, Kepala BPBD loteng, Kepala Desa Pengenjek Kec. Jonggat Loteng, Danramil jajaran kodim 1620/Loteng, Kapolsek Jonggat.

Dengan menggunakan sepeda motor Mayjen TNI Johny L Tobing berboncengan dengan Kepala Desa Pengenjek Kec. Jonggat Kab.Loteng Irawan Susiadi Spd, diikuti oleh seluruh rombongan meninjau secara langsung sasaran fisik TMMD ke-99 Kodim 1620/Loteng. Saat kunjungannya ke lokasi TMMD-99 Kodim 1620/Loteng, Irjenad Mayjen TNI Johny L Tobing memberikan beberapa penekanan penting yang harus dipahami dan dimengerti oleh Satgas, "Sebelum membangun sasaran fisik bangunlah sumber daya manusianya dengan membangun jiwa dan karakter masyarakatnya dan terus update perkembangan situasi negara saat ini", kata Mayjen TNI Johny L Tobing. "Semua daerah yang menjadi sasaran TMMD harus selalu bersinergi antara masyarakat dan aparat, berikan pemahaman kepada masyarakat akan tugas pokok TMMD, sehingga masyarakat betul-betul mengerti akan keberadaan dan kehadiran Satgas TMMD didaerahnya" Tuturnya

"Saya perintahkan kepada Dansatgas, jangan mengejar target selesai dalam pengerjaannya, tapi kualitas menjadi sasaran utama TMMD karena kegiatan ini adalah wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, semoga semua bisa berjalan lancar dan sarana yang dihasilkan Satgas TMMD dapat menjadi aset masyarakat ataupun aset pemerintah daerah nantinya", pungkas Jenderal berbintang dua ini. Kepada penrem 162/WB Setda Kabupaten Lombok Tengah, mengatakan, Pemda Loteng merasa terhormat dan sangat berterima kasih atas kunjungan Irjenad, "kami berharap kemanunggalan TNI dan rakyat terus terjalin dan semakit kuat sehingga tidak dapat diganggu oleh orang orang yang akan merusak NKRI". (Kodim 1620/Loteng )

Selasa, 25 Juli 2017

Babinsa Koramil 1619-06/Marga Dampingi Petani Menemukan Solusi Masalah Air Dan Hama

Pendam IX/Udayana
Selasa, 25 Juli 2017

Petani Butuh Pendampingan Untuk Menemukan Solusi Masalah Air Dan Hama di Desa Cau Belayu Kec. Marga Kab. Tabanan, Selasa (25/7).

Babinsa Desa Cau Belayu daru Koramil 1619-06/Marga Serma I Ketut Berata Yasa melaksanakan pendampingan kepada Petani dalam prises penanaman padi di sawah Bapak I Ketut Sukadana, padi yang akan ditanam jenis serang dengan lahan seluas 20 Ha dan sistim tanam memakai jajar legowo.

Dalam mendampingi Petani, Babinsa mendapatkan informasi tentang kesulitan yang dihadapi Petani, selama musim ini hasil padi kurang bagus karena hama wereng yang menimpa serta berkurangnya air yang mengaliri sawah mereka, dimana selalu mengandalkan air hujan, untuk itu menurut bapak Sukadana PPL juga kurang aktif mendampingi Petani khususnya yang ada di Desa, sehingga Petani kurang pengawasan dalam mengatasi/penyakit padi.

Selama pendampingan Babinsa memberi masukan sebagai Petani harus tekun dan sering konsultasi dengan pihak-pihak terkait mencari penyebab penyakit padi dan selalu koordinasi dengan pihak pertanian sehingga penyebab/gangguan pertanian dapat teratasi agar hasilnya bisa lebih baik.

Harapan Petani, agar kesulitannya segera dapat diatasi, sangat mengharapkan pendampingan dari pertanian Tabanan, untuk mencarikan solusi penanganan masalah yang dihadapi Petani.(Kodim 1619/Tabanan)

Kasdim 1616/Gianyar “Varietas Bawang Bauji Super Philip Cocok Di Gianyar”

Pendam IX/Udayana
Selasa, 25 Juli  2017

Babinsa bersama petani ikut panen bawang di Subak Dangin Umah Desa Batu Bulan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar, Senin (24/7).

Sinergitas antara Kodim 1616/Gianyar bersama petani di Kabupaten Gianyar terus bergerak seperti kegiatan panen bawang bersama Petani dan masyarakat di Subak Dangin Umah Desa Batu Bulan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra SST Par MAP bersama Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf I Gede Merta Santosa juga dihadiri Kadis Pertanian beserta staf serta warga Subak Dangin Umah.

Panen bawang bersama Petani merupakan lanjutan dari Upaya khusus mengawal dan mendampingi Petani di wilayah Gianyar diawali dengan panen pengubinan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gianyar didampingi oleh Kasdim 1616/Gianyar, sedangkan jenis varietas Bawang yang digunakan antara lainvarietas Bawang Bauji, jenis varietas Bawang Bima Brebes dan jenis varietas Bawang Super Philip.

Hasil panen yang didapatkan dari hasil ubinan panen bawang di wilayah Sukawati Kab. Gianyar jauh lebih besar dari pusat panen yang ada di Bogor seperti halnya Varietas Bima Brebes panen sebesar 24,32 Ton.

Bersama Koramil 1615-05/Masbagik Jalan Baru Sepanjang 155 M

Pendam IX/Udayana
Selasa, 25 Juli  2017

Bersama dengan masyarakat Desa masbagk utara Babinsa koramil 1615-05/MASBAGIK Serda Wildan, Babinkamtibmas, Kades Masbagik utara melaksanakan Karya Bhakti dan gotong royong dalam rangka pembukaan jalan baru sepanjang 155 m dengan lebar.1.5 m. masyarakat yang hadir sekitar 200 org.kegiatan gotong royong pembukaan jalan baru pengecoran di desa Masbagik utara dusun bangket tengak kecamatan Masbagik melibatkan Tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga sekitar kurang lebih 200 orang. 

Menurut Serda Wildan (Babinsa Masbagik Utara) Kegiatan  pembukaan jalan baru  ini dilaksanakan  dengan tujuan untuk .mempermudah akses masyarakat untuk  melaksanakan kegiatan pemakaman,.memperlancar petani sekitarnya untuk  membawa hasil pertanian selain itu juga dapat meningkatkan perekenomian masyarakat setempat karena akses jalan lebih mudah.saling bekerjasama antara masyarakat,juga dengan aparat setempat menjadi cultur yang tetap selalu dijaga   karena banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dengan bekerjasama, selain itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan hubungan TNI dengan rakyat dapat terus terjalin karena bersama rakyat TNI kuat dan bersama TNI rakyat sejahtera. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Bersama Masyarakat Kelurahan Sekartteja Bahu-Membahu Mengecor Masjid Al Ittihad

Pendam IX/Udayana
Selasa, 25 Juli 2017

bersama dengan masyarakat  Kelurahan  Sekartteja Kecamatan Selong anggota Koramil 1615-01/Selong melaksankan kegiatan gotong-royong pengecoran lantai dua tempat wudhu yang rencana akan dijadikan perpustakaan dimasjid Al Ittihad Kelurahan Sekarteja kegiatan gotong royong bukan hanya melibatkan masyarakat kelurahan Sekarteja saja tapi juga dibantu masyarakat dari kelurahan Sekaranyar yang bertetangga Kelurahanya.kegiatan gotong royong  dihadiri oleh tokoh agama tokoh masyarakat dan warga sekitar kurang lebih 150 orang.

Kegiatan gotong royong pengecoran lantai Masjid ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempercepat penyelesaian bangunan Masjid yang rencana dijadikan perpustakaan masjid, agar segera dapat dipergunakan oleh masyarakat untuk tempat beribadah,sekaligus taman bacaan bagi masyarakat sekitar khususnya generasi muda,sehingga diharapkan akan menumbuhkan minat baca dikalangan masyarakat sejak dini  hal ini sejalan dengan program Pemerintah dalam rangka meningkatkan kwalitas sumberdaya manusia  ungkap Babinsa Kelurahan  Sekarteja (Serda M Subuh).

Budaya gotong royong ini harus kita lestarikan karena banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dengan bekerjasama, selain itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terus terjalin karena bersama rakyat TNI kuat dan bersama TNI rakyat sejahtera. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Senin, 24 Juli 2017

‘Gede Open’ Orang Tua Asuh Satgas TMMD “Penghargaan Yang Tidak Pernah Kami Lupakan”



Pendam IX/Udayana
Senin, 24 Juli 2017

Tentara Nasional Indonesia (TNI) benar-benar tidak ingin membuat pembatas antara  rakyat dan TNI yg sedang mengemban tugas sebagai Satgas TMMD ke-99, terlihat dalam kegiatan sore dan malam anggota Satgas tinggal dirumah bersama keluarga asuh di Desa Besan Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung, Senin (24/7). “TMMD telah berjalan Selama 21 hari, anggota Satgas yang tinggal di Rumah warga terus menjaga komunikasi”, ungkap Dan SSK Kapten Ketut Inf Suarta.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav. Janes Jacob Patty ditemui saat penyuluhan Narkoba dan kenakalan remaja menjelaskan bahwa program TMMD ke-99 telah menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat antara anggota Satgas dengan keluarga asuh masyarkat Desa Besan. Selesai kegiatan sore disamping diisi olahraga, saat  malam para prajurit makan bersama di Rumah keluarga asuh yang disiapkan oleh orang tua asuh dan sekaligus tempat tinggal sementara bagi prajurit Satgas selama pelaksanaan program TMMD ke-99 Desa Besan.

Kegiatan tinggal bersama orang tua asuh merupakan penjabaran  perintah dari Komando Atas agar prajurit  menyatu, membaur, dan berkomunikasi dengan warga saat pelaksanaan TMMD, dengan tujuan tentu untuk meningkatkan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat. Dandim 1610/Klungkung juga menjelaskan untuk prajurit yang tinggal di Rumah warga masing-masing lima sampai enam orang tiap KK, biaya makan dari uang lauk pauk anggota yang diserahkan kepada orang tua asuh untuk dimasak dan makan bersama.

Anggota Satgas disela-sela gotong royong mendapat kunjungan dari ibu-ibu Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim Klungkug, sebagai wujud perhatian pengurus persit dengan memberikan bingkisan.

Salah satu warga yang dijadikan tempat tinggal sebagai orang tua asuh Gede Open mengungkapkan “rasa bersyukur dan terima kasih dipercaya sebagai orang tua asuh sehinga bisa saling kenal dan menambah keluarga dengan bapak dari TNI meskipun mereka berasal dari berbagai suku, daerah dan agama, tetapi bisa saling menghormati dan menghargai, ini menjadikan sebuah penghargaan dan pengalaman yang tidak pernah dilupakan oleh keluarga kami”, ucapnya. (Kodim 1610/Klungkung)

Membekali Diri Dalam Pengabdian, Kodim 1626/Bangli Gelar Sosialisai Imigrasi



Pendam IX/Udayana
Senin, 24 Juli 2017

Guna mewujudkan pengawasan orang asing dan tegaknya keutuhan wilayah kesatuan NKRI, Kodim 1626/Bangli menggelar sosialisasi keimigrasian di Aula Makodim 1626/Bangli, Senin (24/7).

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf Suka Prajaka dan dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi yang diberikan oleh kasi pengawasan dan penindakan Kantor Imigrasi Denpasar Bapak Amar Buchdiansyah.

Kasdim 1626/Bangli dalam sambutan pembuka mengingatkan, agar materi sosialisasi benar benar teresap dalam benak semua prajurit TNI sebagai bekal dalam pengabdian di tempat tugas masing-masing mengingat materi ini sangat penting untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan keimigrasian.

Sementara, kasi pengawasan dan penindakan Kantor Imigrasi Denpasar bapak Amar Buchdiansyah. Kantor Imigrasi Denpasar, dalam pemaparannya menjelaskan, pengertian imigrasi, dasar hukum dan upaya penangkalan dan pencegahan. Dari sisi pengertian menjelaskan, imigrasi adalah hal ihwal lalu lintas orang masuk dan keluar wilayah RI dalam rangka tebalnya kedaulatan Negara, berdasarkan UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian.

Dalam rangka mobilitas orang masuk keluar wilayah Indonesia/Bali khususnya banyak ditenggarai dengan berbagai muatan kepentingan. Ada kegiatan pemerintah, sosial budaya, wisata dan agama.

Tapi perlu diwaspadai jangan sampai ada kepentingan lain yang diduga berbahaya seperti ilegal loging, ilegal fishing, terorisme, koruptor dan pelarian, pencurian suaka dan lain-lain sesuai kepentingan masing-masing, yang diduga akan ada banyak susupan dalam berbagai kepentingan.

Menurutnya, pihak keimigrasian pada dasarnya menerapkan sistem selective policy artinya hanya orang asing yang bermanfaat bagi negara yang boleh masuk ke Indonesia. Dari sisi pengawasan, ada dua bentuk pengawasan yakni pengawasan administratif dan pengawasan Lapangan.

Berbicara tentang pengawasan, sangat dianjurkan bagi orang luar negeri untuk ijin masuk dalam bentuk visa.Lanjutnya, dengan adanya tim pengawasan tetap diadakan kerjasama dari berbagai pihak seperti keterlibatan TNI untuk ikut bersama mengawasi orang asing di tempat tugas masing-masing.

“Kami harap TNI juga ikut mengawasi bersama kami dilapangan, saling kerjasama dan bagi informasi,” TNI juga terlibat dalam pengawasan orang asing. Karena pertimbangan wilayah NKRI sangat luas, tidak diimbangi dengan jumlah tenaga pengawasan orang asing. Mari kita amankan Indonesia khususnya Bali dari gangguan orang asing. Menegakan kedaulatan RI lewat mengamankan lalu lintas orang yang masuk di wilayah Indonesia khususnya Bali.

Hadir dalam Sosisialisasi yaitu para Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, Para Pasi Kodim, dan anggota Kodim 1626/Bangli. (Kodim 1626/Bangli)

Kodim 1618/TTU Lakukan Karya Bhakti di Napan Perbatasan RI-RDTL



Pendam IX/Udayana
Senin, 24 Juli 2017

Personil Kodim 1618/Timor Tengah Utara, NTT yang dipimpin langsung oleh Kasdim 1618/TTU Mayor Inf. Nanang Soelistyo bersama 30 anggota Kodim dan 50 orang masyarakat Napan melakukan pembersihan pasar Napan di desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Budi Wahyono, SH mengatakan bahwa Pembersihan pasar yang biasanya digunakan oleh penduduk Indonesia yang dekat perbatasan dengan Penduduk Timor Leste dilakukan agar terlihat bersih dan indah.
"Karena intensitas pemakaian pasar itu hanya pada waktu tertentu sehingga perlu sentuhan tangan dalam pembersihan yang diinisiasi oleh Kodim bersama masyarakat Napan dengan harapan nantinya masyarakat sadar akan kebersihan sekaligus merawat gedung pasar yang dibangun oleh pemerintah indonesia", kata Budi Wahyono di sela-sela kegiatan pembersihan di Desa napan.

Kegiatan yang sama juga dilakukan usai pembersihan pasar tradisional di napan, sejumlah Personil TNI Kodim 1618/TTU kembali membantu masyarakat Desa Sainoni menguruk sirtu pada bangunan Gereja Katolik yang sedang dalam proses pembangunan, masyarakat bersama TNI warga bergotong royong membawa skop dan ember kecil memindahkan tumpukan sirtu ke dalam lokasi pondasi.

Karya bhakti yang dilakukan TNI dengan membantu masyarakat Sainoni mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Usai melakukan pengurukan pada pondasi, warga pun membawa makanan lokal berupa pisang dan ubi rebus kemudian duduk dan makan bersama anggota TNI Kodim 1618 kemudian membubarkan diri.

Dandim menambahkan, dalam Karya Bhakti yang dilaksanakan hari ini adalah tiga poin yang dilakukan seperti Pembersihan pasar, mebantu warga Sainoni menguruk Pondasi rumah Ibadah  dan juga melakukan klarifikasi kepada masyarakat Napan terkait persoalan pelintas batas yang sempat dipersoalkan antara masyarakat Napan dengan Satgas Pamtas RI-RDTL dari yonif 742 SWY. (Penrem 161/Wira Sakti)